Terima Kasih Telah Mengirim Lamaran Masalah Keuangan Professional Muda Tahun Ini Pada Situs Resmi Ke Perusahaan Diatas, Untuk Melihat Lowongan Kerja Via Email Maupun Secara Langsung Seperti, CPNS 2018, BUMN Lainnya, Silahakan Lihat Lowongan Kerja Lainnya Di Bawah Ini Untuk Lulusan SMK, SMA, D3, S1 Di Kawasan Industri Tanjung Morawa, Belawan, Binjai, Medan Sekitarnya di bawah ini.

Masalah Keuangan Professional Muda Tahun Ini

Update:
Akses Situs Ini Lebih Cepat Tanpa Iklan Dengan Menginstall APP Android OP.KARIR.BID pada Smartphonemu. Klik Disini Untuk Menginstall

KARIRCIKARANG.NET: Masalah Keuangan Professional Muda Tahun Ini - Update Masalah Keuangan Professional Muda Tahun Ini, Loker Masalah Keuangan Professional Muda Tahun Ini terbaru di Masalah Keuangan Professional Muda Tahun Ini

Masalah Keuangan

Uang adalah kutukan bagi banyak profesional muda. Dunia kerja dan kehidupan pribadi bisa membuat stres, tapi tidak ada yang bisa menyebabkan kegelisahan, frustrasi, ketidakberuntungan dan ketidakbahagiaan lebih  hebat dibandingkan masalah keuangan.

Orang bisa berkata bahwa “Uang bukan segalanya” atau “kamu harus mengejar tujuan dan uang akan datang dengan sendirinya” tapi untuk profesional muda yang mencoba untuk berkembang dalam lingkungan perusahaan yang sangat kompetitif, mempunyai uang yang cukup dan sehat secara finansial adalah sesuatu yang penting.

Tentu ada banyak isu keuangan yang akan dilalui oleh profesional muda selama perjalanannya di dunia professional. Berikut ini 5 masalah keuangan yang paling umum dihadapi oleh para professional muda:

 

  1. “Kemana perginya uangku?”

Mungkin kamu akan menanyakan hal ini pada dirimu sendiri sekali atau dua kali setiap bulan. Ini adalah pertanyaan umum yang juga ditanyakan oleh profesional muda pada dirinya sendiri tapi tidak dapat menemukan jawabannya. Fresh grads mungkin merupakan korban yang paling umum dari hilangnya uang karena mereka masih harus meningkatkan ketajaman dalam merasakan kecerdasan keuangan yang dimiliki oleh profesional yang sudah berpengalaman. Tapi ini tidak berarti bahwa kamu boleh membiarkan masalah ini ada.

Masalah:

Kamu memiliki “kebocoran” kecil dalam beberapa kasus dan “lubang” yang besar pada anggaranmu sehingga kamu tidak benar-benar bisa melacak kemana perginya uangmu.

Solusi:

Untuk permulaan, kamu harus membuat anggaran bulanan untuk memonitor pengeluaranmu. Ada banyak budgeting apps tersedia online untuk memudahkanmu untuk membuat anggaran. Lalu jika memungkinkan, lakukan transaksi secara tunai saja, jangan menggunakan kartumu. Hal ini akan membuatmu lebih menyadari berapa banyak pengeluaranmu. Dan akhirnya, simpan tanda terima dari semua belanjaanmu sehingga kamu punya bukti nyata mengenai berapa banyak pengeluaranmu.

 

  1. “Kenapa saya tidak berhasil mengatur anggaran?”

Masalah bagi banyak orang adalah mereka sangat bersemangat untuk membuat anggaran dan berpikir bahwa hal itu akan mengakhri masalah keuangannya. Membuat anggaran, jika dilakukan dengan benar, dapat membantumu mengurangi pengeluaran dan menyimpan uangmu. Tapi, konsep membuat anggaran lebih dari sekedar melacak pengeluaran dan membatasi dirimu untuk membeli sesuatu yang “tidak berada di dalam catatan”.

Masalah:

Kamu menganggap anggaranmu hanya sebagai sebuah catatan apa yang harus kamu lakukan dan apa yang tidak boleh dibeli dibandingkan sebuah rencana atau tindakan yang harus diikuti dengan ketat.

 Solusi:

Perlakukan anggaranmu sebagai peta keuanganmu. Untuk itu, kamu harus mengikutinya dan secara berkala memperbaikinya sehingga kamu bisa menabung semakin banyak dari waktu ke waktu. Ingatlah bahwa tiga bulan pertama dari membuat anggaran akan berat. Tapi selanjutnya kamu akan merasa lebih mudah untuk mengikuti dengan ketat apa yang sudah kamu tetapkan dalam anggaranmu. Begitu kamu sudah ahli dalam membuat anggaran, kamu akan mampu merencanakan pengeluaranmu tanpa mengalami kesulitan yang berarti.

 

  1. “Apakah sudah waktunya gajian?”

Kamu sudah hampir menghabiskan semua uangmu padahal masih ada satu minggu sebelum hari gajian tiba. Apa yang akan kamu lakukan? Banyak profesional muda yang kehabisan uang padahal baru saja menerima gaji. Ini adalah kenyataan dunia kerja dan hal ini tidak dapat diterima. Hal baiknya adalah, siklus kehidupan dari gajian ke gajian berikutnya bisa dihentikan dengan tindakan sederhana.

Masalah:

Kamu menghabiskan terlalu banyak, menabung terlalu sedikit (atau tidak sama sekali) dan kamu mempunyai pandangan singkat terhadap keuanganmu.

Solisi:

Pertama-tama, tidak perlu malu untuk hidup dari gajian ke gajian berikutnya. Yang tidak dapat diterima adalah banyak pekerja keras profesional yang terjebak pada situasi dimana sebuah cara sederhana dapat menyelesaikan masalahnya. Melacak pengeluaran dengan seksama dan membuat anggaran untuk pengeluaranmu dapat membantu mematahkan lingkaran hidup yang buruk dari gajian ke gajian berikutnya.

 

  1. “Kenapa Saya belum punya tabungan?”

Memiliki kehidupanmu sendiri dan mampu membeli sendiri barang-barang hanya sebagian dari kesenangan menjadi seorang professional muda. Tapi menghabiskan uang yang berlebihan akan membuat kamu tidak bisa menabung sama sekali. Sepertinya terlalu awal untuk mempersiapkan masa depanmu pada tahun-tahun awal dunia profesionalmu tapi lebih baik kamu mengamankan masa depan keuanganmu sedini mungkin.

Masalah:

Kamu mengutamakan belanja di atas tabunganmu. Kamu memprioritaskan pengeluaran langsung dan menghabiskan hampir semua uangmu untuk barang yang kamu pikir penting dan akhirnya tidak memiliki cukup uang untuk mempunyai tabungan.

Solusi:

Lakukan hal sebaliknya. Rencanakan berapa banyak kamu perlu menabung dulu lalu gunakan berapapun sisanya untuk belanja dan pengeluaran harianmu. Hal ini mungkin terlihat drastis tapi kamu bisa memulai dari sedikit dan meningkatkan tabunganmu secara berkala. Cara menabung ini juga akan melatihmu untuk mengatur keuangan dengan lebih bijak

  

  1. “Kapan Saya bebas dari hutang?”

Hutang adalah hal yang berbahaya jika diluar kendali. Itulah sebabnya profesional muda harus menghindari mempunyai hutang dalam jumlah yang besar karena dapat menjadi beban keuangan yang dapat ditanggung oleh setiap orang. Hal itu dapat menyebabkan stress dan kegelisahan tingkat tinggi jika tidak ditangani dengan baik. Tapi tidak pernah terlambat untuk membalik semua itu. Dan jika kamu punya hutang dalam bentuk apapun, yang terbaik adalah menyelesaikannya sebelum menjadi tidak terkendali.

Masalah:

Kebanyakan orang yang tidak mampu menyelesaikan hutangnya adalah mereka yang sedang menyangkal situasi keuangannya. Hutang hanya akan menjadi masalah ketika kamu tidak menghadapinya.

Solusi:

Menyelesaikan hutang akhirnya bermuara pada bertanggung jawab atas tindakanmu sendiri dan bertanggung jawab untuk menyelesaikannya. Sama dengan menabung, menyelesaikan hutang akan menjadi mudah jika kamu menginginkannya. Memotong pengeluaran mungkin sulit, tapi pengorbanan itu akan sepadan jika hutangmu lunas.

 

***

Masalah uang merupakan bagian alami dari setiap kehidupan professional muda. Akan selalu membantu jika kamu menganggap setiap kesulitan sebagai tantangan dan setiap rintangan sebagai pembelajaran yang akan membantumu bertumbuh dan akhirnya mencapai kebebasan finansial.

Masalah Keuangan Professional Muda Tahun Ini | Bang Naga | on | Rating 4.5
Lowongan BUMN Terbaru
Selengkapnya >>