Terima Kasih Telah Mengirim Lamaran Aksi Maahir Keliling Indonesia dengan Sepeda Demi Literasi Pada Situs Resmi Ke Perusahaan Diatas, Untuk Melihat Lowongan Kerja Via Email Maupun Secara Langsung Seperti, CPNS 2018, BUMN Lainnya, Silahakan Lihat Lowongan Kerja Lainnya Di Bawah Ini Untuk Lulusan SMK, SMA, D3, S1 Di Kawasan Industri Tanjung Morawa, Belawan, Binjai, Medan Sekitarnya di bawah ini.

Aksi Maahir Keliling Indonesia dengan Sepeda Demi Literasi

Update:
Akses Situs Ini Lebih Cepat Tanpa Iklan Dengan Menginstall APP Android OP.KARIR.BID pada Smartphonemu. Klik Disini Untuk Menginstall

Home » Berita Hari Ini Sabtu 21 April 2018 » Gosip Artist » Aksi Maahir Keliling Indonesia dengan Sepeda Demi Literasi

Oleh : Sulastri Habeahan on pada Senin 16 April 2018, 20:02 WIB

Aksi Maahir Keliling Indonesia dengan Sepeda Demi Literasi Banyuwangi - Muhammad Maahir Abdulloh (23) memutuskan untuk berkeliling Indonesia dengan sepeda gowes. Namun ada misi khusus yang diembannya.

Lelaki kelahiran 30 Mei 1995 tersebut memulai Ekspedisi Penjelajahan Nusantara (EPN) dari Jakarta pada 11 Maret 2018 lalu.

Tiga hari lalu, sampailah Maahir di Banyuwangi. Ini adalah persinggahan sementara sebelum Maahir melanjutkan perjalanannya menuju Pulau Dewata.

"Hari ke-33 saya sampai di Banyuwangi kemudian menyeberang ke Bali untuk menuju ke Indonesia bagian timur. Targetnya, bulan 7 saya sudah bisa menyeberang ke Papua," ungkap Maahir kepada wartawan, Senin (16/4/2018).

Misi khusus yang diembannya adalah mengkampanyekan literasi, di antaranya dengan membagikan buku dan mendorong semangat membaca. Karena keterbatasan kapasitas, tidak banyak buku yang akan dibagikan Maahir saat menyinggahi suatu daerah.

Namun Maahir sudah menyiapkan buku-buku yang dibutuhkan agar dapat dikirim dari Jakarta. Buku-buku itu sebelumnya sudah dikumpulkan Maahir bersama dengan rekan-rekannya.

Di kota yang dilintasinya, Maahir juga berkunjung ke taman baca yang ada. Seperti halnya begitu Maahir sampai di Banyuwangi, ia mengunjungi beberapa taman baca seperti taman baca pos kamling di Perumahan Brawijaya Banyuwangi, kampung baca taman rimba di Papring Kalipuro dan taman baca di tempat wisata Bangsring Under Water Banyuwangi.

"Mengunjungi taman baca kita bisa sharing pengalaman dan juga saling mendukung gerakan literasi di Indonesia karena literasi bukan hanya sekedar membaca dan menulis tapi juga bagaimana kita berperan aktif di lingkungan sekitar," jelas Maahir.

Aksi Maahir Keliling Indonesia dengan Sepeda Demi LiterasiFoto: Ardian Fanani

Dalam ekspedisi tersebut Maahir akan tinggal di 11 desa yang ada di wilayah terpencil Indonesia untuk membuat sekolah alam atau rumah baca bersama dengan jaringan yang ada di sekitar desa tersebut.

"11 desa yang ada di Nusa Tenggara Timur, Papua Selatan, Jayapura, Papua Barat, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Aceh dan Jambi. Di setiap desa saya akan tinggal selama 30 hari dan membangun sekolah alam atau rumah baca, Tapi bukan saya sendirian yang melakukan tapi bekerja sama dengan jaringan di sekitar sana, bisa pramuka, PMI, relawan, mahasiswa atau siapapun yang ada di sana," tambahnya.

Ekspedisi yang dilakukannya seorang diri ini ditargetkan rampung dalam 700 hari atau sekitar 2 tahun. Maahir mengaku dalam sehari rata-rata ia akan menempuh rute sejauh 100 km dan estimasi jarak yang akan ditempuh selama ekspedisi adalah sejauh 15.000 km.

Tak hanya itu, anggota SAKA Bhayangkara Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Jakara Timur ini juga berencana mendaki 7 puncak gunung tertinggi di Indonesia antara lain Indraparu (Sumatera), Rinjani (NTB), Semeru (Jawa Timur), Rantemario (Sulawesi), Binaiya (Maluku), serta Bukit Raya (Kalimantan).

Menariknya, sebagai pemuda yang aktif dalam Palang Merah Indonesia (PMI), Maahir selalu menyempatkan diri untuk menginap di markas besar PMI. Biasanya ini bergantian dengan markas Pramuka di kota di mana ia berkunjung.

Bahkan tidak jarang sepanjang perjalanan, ia dikawal oleh relawan PMI dengan membawa beberapa ambulans.

"Saat ini masih sedikit yang memilih menjadi relawan PMI atau anggota Pramuka. Padahal kegiatan yang mereka lakukan adalah mengabdi pada negara dan kemanusiaan. Dan ekspedisi yang saya lakukan ini nantinya akan saya jadikan buku dan semoga bisa menginspirasi siapa saja yang membacanya," pungkasnya.


(lll/lll)
Aksi Maahir Keliling Indonesia dengan Sepeda Demi Literasi | Bang Naga | on Senin 16 April 2018, 20:02 WIB | Rating 4.5
Selengkapnya >>