Terima Kasih Telah Mengirim Lamaran Ditahan KPK, Hakim PN Tangerang Geleng-geleng Kepala Pada Situs Resmi Ke Perusahaan Diatas, Untuk Melihat Lowongan Kerja Via Email Maupun Secara Langsung Seperti, CPNS 2018, BUMN Lainnya, Silahakan Lihat Lowongan Kerja Lainnya Di Bawah Ini Untuk Lulusan SMK, SMA, D3, S1 Di Kawasan Industri Tanjung Morawa, Belawan, Binjai, Medan Sekitarnya di bawah ini.

Ditahan KPK, Hakim PN Tangerang Geleng-geleng Kepala

Update:
Akses Situs Ini Lebih Cepat Tanpa Iklan Dengan Menginstall APP Android KARER.ID pada Smartphonemu. Klik Disini Untuk Menginstall

Home » Berita Hari Ini Sabtu 22 September 2018 » Gosip Artist » Ditahan KPK, Hakim PN Tangerang Geleng-geleng Kepala

Oleh : Sulastri Habeahan on pada Selasa 13 Maret 2018, 23:40 WIB

Ditahan KPK, Hakim PN Tangerang Geleng-geleng Kepala Jakarta - Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Wahyu Widya Nurfitri resmi ditahan KPK. Ia ditahan selama 20 hari ke depan.

Pantauan detikcom di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (13/3/2018), Wahyu sekitar pukul 22.25 WIB. Ia mengenakan rompi oranye.

Wahyu tak berkomentar soal kasus yang menjeratnya. Ia hanya menggelengkan kepala sambil masuk ke dalam mobil tahanan.

Tersangka lainnya Tuti Atika yang merupakan panitera pengganti di PN Tangerang lebih dulu dibawa ke tahanan. Ia hanya menunduk dan tak menjawab pertanyaan.



Setelah Tuti, pengacara bernama Agus Wiratno dan HM Saipudin yg diduga menjadi pemberi suap dibawa ke tahanan. Kemudian, paling terakhir adalah pengacara bernama HM Saipudin.

"Saya belum memahami, saya belum tahu," ujar Saipudin saat ditanya soal kasus yang melibatkannya.

Keempatnya ditahan di lokasi yang berbeda. Wahyu dan Saipudin ditahan di Rutan KPK, Tuti ditahan di Rutan Pondok Bambu, dan Agus di Rutan POM Guntur.

"Penahanan untuk 20 hari ke depan," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.



Sebelumnya, KPK menetapkan hakim dan panitera pengganti Pengadilan Negeri Tangerang, Wahyu Widya Nurfitri dan Tuti Atika, sebagai tersangka. Keduanya disebut menerima suap terkait gugatan perdata wanprestasi.

Suap diduga diberikan dari Agus Winarto dan Saipudin, yang disebut sebagai advokat. Mereka memberikan suap kepada Wahyu terkait gugatan perdata perkara wanprestasi. KPK menyebut commitment fee terkait pengurusan itu sebesar Rp 30 juta.


(haf/rvk)
Ditahan KPK, Hakim PN Tangerang Geleng-geleng Kepala | Bang Naga | on Selasa 13 Maret 2018, 23:40 WIB | Rating 4.5
Selengkapnya >>