Terima Kasih Telah Mengirim Lamaran Miris Nasib Guru Madrasah, Djarot Janjikan Insentif Rp 2 Juta/Bulan Pada Situs Resmi Ke Perusahaan Diatas, Untuk Melihat Lowongan Kerja Via Email Maupun Secara Langsung Seperti, CPNS 2018, BUMN Lainnya, Silahakan Lihat Lowongan Kerja Lainnya Di Bawah Ini Untuk Lulusan SMK, SMA, D3, S1 Di Kawasan Industri Tanjung Morawa, Belawan, Binjai, Medan Sekitarnya di bawah ini.

Miris Nasib Guru Madrasah, Djarot Janjikan Insentif Rp 2 Juta/Bulan

Update:
Akses Situs Ini Lebih Cepat Tanpa Iklan Dengan Menginstall APP Android OP.KARIR.BID pada Smartphonemu. Klik Disini Untuk Menginstall

Home » Berita Hari Ini Senin 18 Juni 2018 » Gosip Artist » Miris Nasib Guru Madrasah, Djarot Janjikan Insentif Rp 2 Juta/Bulan

Oleh : Sulastri Habeahan on pada Rabu 13 Juni 2018, 21:45 WIB

Miris Nasib Guru Madrasah, Djarot Janjikan Insentif Rp 2 Juta/Bulan Medan - Ketua DPC PPP Deli Serdang, Waluyo Hadi, menyebutkan, sejak pertama kali partainya mengusung pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss) di Pilkada Sumatera Utara, pihaknya sudah berkomitmen untuk memperhatikan nasib guru madrasah, khususnya yang honorer.

"Pada awal pengusungan pasangan Djoss, saya bertemu dengan Djarot dan ia menyatakan miris terhadap nasib guru-guru madrasah yang honornya hanya Rp 200-300 ribu setiap bulannya," kata Waluyo dalam keterangan tertulis, Rabu (13/6/2018).

Setelah mengetahui kecilnya honor guru madrasah dan guru ngaji itu, menurut Waluyo, Djarot berjanji akan memberikan insentif Rp 2 juta per bulan. Pemberian insentif ini mungkin bertahap, mulai Rp 1 juta, sebelum kemudian digenapkan menjadi Rp 2 juta per bulan sebagaimana janjinya.


"APBD sangat cukup untuk memberikan insentif kepada guru madrasah ini. Setiap tahunnya kira-kira dibutuhkan Rp 600 miliar untuk memberikan insentif guru tersebut. Sementara itu, APBD Sumut lebih dari Rp 10 triliun," kata Waluyo.

Setelah mendapatkan janji ini, Waluyo mengaku langsung menghimpun data jumlah guru madrasah, khususnya di Deli Serdang. Berdasarkan data yang ia dapat dari Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanawil Kemenag) Deli Serdang, di kabupaten ini ada sekitar 4.000 guru madrasah.

Ia sengaja menghimpun data itu untuk persiapan diajukan saat Djarot-Sihar nantinya terpilih menjadi Gubernur dan wakil Gubernur Sumut. Apalagi saat ini tren elektabilitas Djoss ini meningkat tajam.

Waluyo menyebut program insentif guru madrasah ini mendapatkan sambutan positif dari masyarakat, terutama dari kalangan guru. Hal ini wajar mengingat selama ini mereka mengajar hanya bermodalkan ikhlas, tanpa mendapatkan honor yang memadai.


(idr/ega)
Miris Nasib Guru Madrasah, Djarot Janjikan Insentif Rp 2 Juta/Bulan | Bang Naga | on Rabu 13 Juni 2018, 21:45 WIB | Rating 4.5
Selengkapnya >>