Terima Kasih Telah Mengirim Lamaran Projo Minta Pencalegan Fadli Zon Dibatalkan karena Kasus Hoax Ratna Pada Situs Resmi Ke Perusahaan Diatas, Untuk Melihat Lowongan Kerja Via Email Maupun Secara Langsung Seperti, CPNS 2018, BUMN Lainnya, Silahakan Lihat Lowongan Kerja Lainnya Di Bawah Ini Untuk Lulusan SMK, SMA, D3, S1 Di Kawasan Industri Tanjung Morawa, Belawan, Binjai, Medan Sekitarnya di bawah ini.

Projo Minta Pencalegan Fadli Zon Dibatalkan karena Kasus Hoax Ratna

Update:
Akses Situs Ini Lebih Cepat Tanpa Iklan Dengan Menginstall APP Android KARER.ID pada Smartphonemu. Klik Disini Untuk Menginstall

Home » Berita Hari Ini Selasa 16 Oktober 2018 » Gosip Artist » Projo Minta Pencalegan Fadli Zon Dibatalkan karena Kasus Hoax Ratna

Oleh : Sulastri Habeahan on pada Kamis 11 Oktober 2018, 19:45 WIB

Projo Minta Pencalegan Fadli Zon Dibatalkan karena Kasus Hoax Ratna Jakarta - Relawan Pro-Jokowi (Projo) memberikan klarifikasi terkait laporannya terhadap Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Projo meminta Bawaslu membatalkan pencalegan Fadli Zon dan caleg DPR yang tergabung dalam timses Prabowo karena diduga ikut menyebarkan berita bohong penganiayaan Ratna Sarumpaet.

"Yang dilaporkan BPN Prabowo-Sandi ya. Yang terlibat di dalam kebohongan itu banyak caleg, ada Fadli Zon, Mardani Ali Sera, Rachel Maryam, Ferdinand Hutahahean, Hanum Rais, Dahnil Simanjuntak. Kami juga minta ini diproses," kata Ketua Bidang Organisasi Projo, Freddy Alex Damanik, di Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

"Kita bilang masuk pidana pemilu, kita minta mereka itu dibatalkan penetapannya karena melanggar UU Pemilu Pasal 280 itu. Jadi, berdasarkan pasal itu, penetapan mereka sebagai caleg bisa dibatalkan," imbuhnya.





Freddy menyebut, dalam keterangannya ke Bawaslu, dijelaskan peristiwa yang diduga dilanggar timses Prabowo. Projo menilai para terlapor yang tergabung dalam BPN Prabowo-Sandiaga melanggar Pasal 280 UU Pemilu dan PKPU 23/2018 tentang kampanye Pasal 69.

"Di pasal itu mengadu domba masyarakat. Jadi akibat kebohongan ini. masyarakat ni ada yang percaya apakah ini benar penganiayaan," ujar Freddy.

Ketua Bidang Hukum dan Konstitusi Projo Silas Dutu menilai yang dilakukan sejumlah orang dari BPN mengenai penyebaran hoax Ratna sebagai upaya terstruktur. Hal itu, disebut Projo, berbahaya bagi pemerintah yang bisa menurunkan rasa kepercayaan masyarakat terkait hoax.

"Terkait dengan laporan, kita melaporkan dugaan yang dilakukan BPN Prabowo-Sandi penyebaran hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet. Penyebaran itu dilakukan terstruktur, sistematis, dan masif. Berita bohong ini dipakai untuk menyudutkan dan mendiskreditkan pemerintah," ujarnya.
(yld/fdn)
Projo Minta Pencalegan Fadli Zon Dibatalkan karena Kasus Hoax Ratna | Bang Naga | on Kamis 11 Oktober 2018, 19:45 WIB | Rating 4.5
Selengkapnya >>