Terima Kasih Telah Mengirim Lamaran Saat Para Ilmuwan Tukar Gagasan Bangun Bioteknologi Pertanian di Indonesia Pada Situs Resmi Ke Perusahaan Diatas, Untuk Melihat Lowongan Kerja Via Email Maupun Secara Langsung Seperti, CPNS 2018, BUMN Lainnya, Silahakan Lihat Lowongan Kerja Lainnya Di Bawah Ini Untuk Lulusan SMK, SMA, D3, S1 Di Kawasan Industri Tanjung Morawa, Belawan, Binjai, Medan Sekitarnya di bawah ini.

Saat Para Ilmuwan Tukar Gagasan Bangun Bioteknologi Pertanian di Indonesia

Update:
Akses Situs Ini Lebih Cepat Tanpa Iklan Dengan Menginstall APP Android KARER.ID pada Smartphonemu. Klik Disini Untuk Menginstall

Home » Berita Hari Ini Kamis 18 Juli 2019 » Gosip Artist » Saat Para Ilmuwan Tukar Gagasan Bangun Bioteknologi Pertanian di Indonesia

Oleh : Sulastri Habeahan on pada Jumat 12 Juli 2019, 01:01 WIB

Saat Para Ilmuwan Tukar Gagasan Bangun Bioteknologi Pertanian di Indonesia Surabaya - Amerika Serikat bekerja sama dengan Universitas Jember (UNEJ) dan CropLife menggelar suatu diskusi akbar. Diskusi selama tiga hari ini dihadiri berbagai ilmuwan untuk membahas inovasi dalam pemanfaatan dan pengelolaan bioteknologi pertanian.

Diskusi ini digelar sejak Rabu (10/7/2019) hingga Jumat (12/6/2019). Ada beberapa pakar yang hadir dari Michigan State University (MSU), International Service for the Acquisition of AgriBiotech Applications (ISAAA), Komisi Kemananan Hayati Produk Rekayasa Genetik (KKHPRG), Indonesian Biotechnology Information Center (IndoBIC), hingga Asosiasi Petani Indonesia.

Para ahli berbagi keahlian dan wawasan mereka tentang berbagai topik, termasuk bioteknologi pertanian dan regulasi produk di Amerika Serikat, Indonesia, dan Asia Tenggara.


Selain itu, forum ini akan membahas seputar dampak produk rekayasa genetika pada masyarakat, ekonomi, dan lingkungan. Misalnya saja keamanan pangan dan pakan, komunikasi risiko bioteknologi pertanian dan bagaimana bioteknologi pertanian dipahami dan diterima oleh petani.

"Konferensi ini merupakan kesempatan luar biasa untuk berbagi pengalaman kami tentang bioteknologi pertanian dan keamanan hayati dengan para juru kunci pemangku kepentingan di Indonesia," kata Dr Karim Maredia di Unej, Kamis (11/7/2019).

Sementara itu Atase Pertanian, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia, Garrett McDonald mengatakan forum ini juga akan berbagi kemajuan teknologi pertanian yang sudah diterapkan negara lain.

"Puluhan negara, termasuk AS, Brasil, Spanyol, Cina, dan Filipina telah menanam tanaman Rekayasa Genetika (GE). Kami berharap seminar dan pelatihan ini dapat meningkatkan adopsi teknologi yang sama di Indonesia," imbuhnya.

Selain itu, dipilihnya Unej menjadi tempat berdiskusi bukan tanpa alasan. Melainkan, Unej memang memiliki andil besar dalam penelitian bioteknologi pertanian di Indonesia.


"Universitas Jember selama ini telah menjadi pemimpin dalam penelitian bioteknologi pertanian di Indonesia. Keberhasilan mereka baru-baru ini dalam mengembangkan tebu tahan kekeringan adalah contoh sempurna tentang bagaimana teknologi ini dapat bermanfaat bagi petani Indonesia di Jawa Timur," ujar Garrett.

Pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian penjangkauan Bioteknologi Pertanian Misi Amerika Serikat untuk Indonesia di tahun 2019. Sebelumnya, ini telah diluncurkan pada 8 Juli 2019 di Institut Pertanian Bogor.

Tak selesai di sini, pelatihan ini akan dilanjutkan dengan Roadshow Biotek yang akan menjangkau lima universitas di seluruh Indonesia.

"Saya yakin kolaborasi dan pertukaran pendidikan kita akan terus membuahkan hasil dan mendorong generasi inovasi pertanian berikutnya," pungkas Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph Donovan.

Simak Video "Sembilan Kriteria 'Powerful Generation' di Era Digital"
[Gambas:Video 20detik]

(hil/iwd)
Saat Para Ilmuwan Tukar Gagasan Bangun Bioteknologi Pertanian di Indonesia | Bang Naga | on Jumat 12 Juli 2019, 01:01 WIB | Rating 4.5
Selengkapnya >>