Terima Kasih Telah Mengirim Lamaran Soal Lahan Pabrik, Bupati Subang: Hanya Lanjutkan Program Lama Pada Situs Resmi Ke Perusahaan Diatas, Untuk Melihat Lowongan Kerja Via Email Maupun Secara Langsung Seperti, CPNS 2018, BUMN Lainnya, Silahakan Lihat Lowongan Kerja Lainnya Di Bawah Ini Untuk Lulusan SMK, SMA, D3, S1 Di Kawasan Industri Tanjung Morawa, Belawan, Binjai, Medan Sekitarnya di bawah ini.

Soal Lahan Pabrik, Bupati Subang: Hanya Lanjutkan Program Lama

Update:
Akses Situs Ini Lebih Cepat Tanpa Iklan Dengan Menginstall APP Android OP.KARIR.BID pada Smartphonemu. Klik Disini Untuk Menginstall

Home » Berita Hari Ini Rabu 21 Februari 2018 » Gosip Artist » Soal Lahan Pabrik, Bupati Subang: Hanya Lanjutkan Program Lama

Oleh : Sulastri Habeahan on pada Kamis 15 Februari 2018, 03:55 WIB

Soal Lahan Pabrik, Bupati Subang: Hanya Lanjutkan Program Lama Jakarta - Bupati Subang Imas Aryumningsih mengaku hanya ingin menata lahan di wilayahnya yang selama ini terkatung-katung. Ini pun, diakuinya semata-mata hanya melanjutkan program bupati yang menjabat sebelum dirinya.

"Memang masih belum tertata ya. Justru tadinya saya ingin merapikan itu. Saya kan baru enam bulan menjabat bupati. Saya melanjutkan program-program maupun kewenangan bupati yang lama," kata Imas di KPK, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (15/2/2018).

[Gambas:Video 20detik]


Imas ditetapkan sebagai tersangka terkait suap perizinan lahan pendirian pabrik. Soal izin lahan yang dipermasalahkan KPK, menurut Imas memang lumrah jika ada investor akan masuk ke wilayahnya lalu mengurus izin. Imas sendiri mempersilakan investor untuk mengurus izin ke Badan Penanama Modal dan Perizinan (BPMP). Izin itu diakui Imas tidak perlu teken dari dia.

"Bukan acc (dari saya), siapapun investor yang mau masuk Subang, ya saya persilahkan. Dan izin, bukan saya yang ngurus. Ada bidangnya, ada dinasnya yang terkait," ucap Imas menegaskan.

Dia kemudian menanggapi soal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjeratnya sebagai tersangka. Imas merasa ada yang tidak sesuai karena dia tidak tertangkap tangan menerima uang. "Biasanya kalau yang itukan tangkap tangan, gitu. Misalnya nerima uang, baru kasusnya itu, tapi saya nggak nerima apapun," ujar Imas.

Dalam sangkaan KPK memang disebutkan adanya commitment fee yang dijanjikan dari perantara suap kepada Imas sebesar Rp 1,5 miliar. Walau mengaku belum menerima uang sepeser pun, Imas tidak membantah soal komunikasi itu.

"(Perjanjian lewat) telepon, ya nggak tahu ya kalau telepon," tuturnya.

Imas yang terjaring OTT KPK, dijerat pasal penerimaan suap. Dia diduga menerima suap bersama Data (swasta) dan Asep Santika (Kabid Perizinan Pemkab Subang) dari Miftahhudin (swasta/PT ASP). Suap terkait dengan pemberian izin pembuatan pabrik di Subang.

KPK menduga adanya commitment fee awal antara pemberi dengan perantara Rp 4,5 miliar, sedangkan commitment fee antara bupati ke perantara adalah Rp 1,5 miliar. Namun, baru Rp 1,4 miliar yang terealisasi dibayarkan ke Imas dan perantaranya.
(aud/nvl)
Soal Lahan Pabrik, Bupati Subang: Hanya Lanjutkan Program Lama | Bang Naga | on Kamis 15 Februari 2018, 03:55 WIB | Rating 4.5
Selengkapnya >>
  • Soal Lahan Pabrik, Bupati Subang: Hanya Lanjutkan Program Lama
  • Konsolidasi Ganjar Yasin, Megawati Silaturahmi Dengan Mbah Maimoen
  • Ott Lampung Tengah, Kpk Amankan 14 Orang Dari Dprd Pejabat Pemda
  • Di Banyuwangi, Antar Obat Ke Rumah Pasien Bisa Pakai Go Jek
  • Ini Dasar Pembatalan Hgb Pulau Reklamasi Menurut Anies
  • Tni Tindak Lanjuti Aduan Warga Soal Pengerahan Anggota Di Dadap
  • Hakim Ratmoho Akan Adili Praperadilan Fredrich Yunadi
  • Ini Dokumen Laporan Awal Kemenpupr Soal Ambruknya Selasar Bei
  • Mendagri Hadiri Rakor Baintelkam Polri Jelang Pilkada Serentak
  • Fpi Dan Bang Japar Juga Laporkan Ade Armando Ke Polisi Soal Hadis
  • Surat Panglima Ke Dpr: Ganti Nama Ruu Terorisme Hingga Soal Peran Tni
  • Pasca Mogok, Angkot Bogor Kembali Beroperasi
  • Polisi: Bandar Sabu Yang Pukul Brigadir Rizal Terkenal Di Tambora
  • Paspampres Amankan Pria Yang Coba Terobos Istana
  • Pelaku Yang Rekam Persetubuhan Di Tangsel Akan Nikahi Korban
  • Wanita Palestina Ini Kumpulkan Rambutnya Selama 67 Tahun
  • 3 Heli Apache Baru Tni Ad Masih Dirakit Di Semarang
  • Prajurit Tni Au Di Halim Jalani Tes Urine, Danlanud: Semua Negatif
  • Perkuat Maritim Air Strike, Tni Au Amankan Laut Nusantara
  • Ditanya Skema Transaksi Ponakan Novanto, Saksi: Panjang Kayak Ular
  • Kawanan Perampok Libatkan Wanita Hamil, 1 Pelaku Ditembak Mati
  • Menko Pmk: Pembangunan Desa 2018 Akan Fokus Kegiatan Padat Karya
  • Jokowi Akan Ke Bangladesh, Dorong Solusi Nyata Untuk Rohingya
  • Berita Hari Ini Rabu 21 Februari 2018
  • Sopir Taksi Ditangkap Atas Pembunuhan Staf Kedubes Inggris Di Lebanon
  • Polisi Cari Unsur Pidana Kasus Ambruknya Selasar Bei
  • Ott Lampung Tengah, Kpk Temukan Uang Rp 1 M Dalam Kardus
  • Ditahan, Tersangka Penyuap Bupati Subang: Nggak Dapat Apa Apa
  • Sudrajat Syaikhu, Deddy Dan Uu Hadiri Deklarasi Tolak Politik Uang Dan Sara
  • Lakukan Ott Lagi, Kpk Tangkap Anggota Dprd Lampung Tengah
  • Para Calon Di Pilgub Jabar Cap 5 Jari Tolak Politik Uang Dan Sara