Terima Kasih Telah Mengirim Lamaran 1.113 Ogoh-ogoh Siap Diarak Saat Malam Nyepi di Denpasar Pada Situs Resmi Ke Perusahaan Diatas, Untuk Melihat Lowongan Kerja Via Email Maupun Secara Langsung Seperti, CPNS 2018, BUMN Lainnya, Silahakan Lihat Lowongan Kerja Lainnya Di Bawah Ini Untuk Lulusan SMK, SMA, D3, S1 Di Kawasan Industri Tanjung Morawa, Belawan, Binjai, Medan Sekitarnya di bawah ini.

1.113 Ogoh-ogoh Siap Diarak Saat Malam Nyepi di Denpasar

Update:
Akses Situs Ini Lebih Cepat Tanpa Iklan Dengan Menginstall APP Android KARER.ID pada Smartphonemu. Klik Disini Untuk Menginstall

Home » Berita Hari Ini Kamis 20 September 2018 » Gosip Artist » 1.113 Ogoh-ogoh Siap Diarak Saat Malam Nyepi di Denpasar

Oleh : Sulastri Habeahan on pada Rabu 14 Maret 2018, 00:25 WIB

1.113 Ogoh-ogoh Siap Diarak Saat Malam Nyepi di Denpasar Denpasar - Sebanyak 1.113 ogoh-ogoh siap diarak pada malam pengerupukan hari raya Nyepi pada 17 Maret mendatang. Arak-arakan akan dilaksanakan di desa adat masing-masing.

Diperkirakan yang paling ramai adalah di titik nol Kota Denpasar, tepatnya di Lapangan Puputan, Badung. Sebab, tempat ini menjadi rute pawai ogoh-ogoh peserta lomba yang digelar Pemkot Denpasar.



Wakapolresta Denpasar AKBP I Nyoman Artana menjelaskan, dari polresta akan diterjunkan 1.907 personel. Petugas akan disebar di sejumlah titik yang menjadi rute pawai ogoh-ogoh saat malam pengerupukan.

"Pengamanan paling banyak di perempatan catur muka (titik nol Kota Denpasar). Karena di sana ada lomba (ogoh-ogoh)," kata Wakapolres kepada wartawan, Selasa (13/03/2018).



Polisi mengimbau, untuk keamanan bersama, peserta pawai ogoh-ogoh dilarang memakai sound system. Apalagi menyetel musik keras atau disko.

Termasuk melarang melewati batas masing-masing rute yang telah ditentukan. Ini sebagai upaya menghindari ketersinggungan ataupun benturan fisik antar-pengarak ogoh-ogoh.

"Biar aman semua harus mengikuti aturan. Termasuk tidak boleh mengkonsumsi minuman keras sebelum mengarak ogoh-ogoh," ucapnya.

Dihubungi secara terpisah, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali Prof Dr Drs I Gusti Ngurah Sudiana, MSi, membenarkan adanya arahan pihak kepolisian itu.

Menurutnya, para peserta memang tidak menggunakan musik disko saat mengarak ogoh-ogoh.

"Kita mengharapkan memakai musik Bali. Gamelan. Agar identitas Bali tetap terjaga," terangnya.
(rvk/rvk)
1.113 Ogoh-ogoh Siap Diarak Saat Malam Nyepi di Denpasar | Bang Naga | on Rabu 14 Maret 2018, 00:25 WIB | Rating 4.5
Selengkapnya >>