Terima Kasih Telah Mengirim Lamaran Polri Pertebal Pengamanan di Papua Hingga Desember Pada Situs Resmi Ke Perusahaan Diatas, Untuk Melihat Lowongan Kerja Via Email Maupun Secara Langsung Seperti, CPNS 2018, BUMN Lainnya, Silahakan Lihat Lowongan Kerja Lainnya Di Bawah Ini Untuk Lulusan SMK, SMA, D3, S1 Di Kawasan Industri Tanjung Morawa, Belawan, Binjai, Medan Sekitarnya di bawah ini.

Polri Pertebal Pengamanan di Papua Hingga Desember

Update:
Akses Situs Ini Lebih Cepat Tanpa Iklan Dengan Menginstall APP Android KARER.ID pada Smartphonemu. Klik Disini Untuk Menginstall

Home » Berita Hari Ini Sabtu 21 September 2019 » Gosip Artist » Polri Pertebal Pengamanan di Papua Hingga Desember

Oleh : Sulastri Habeahan on pada Rabu 11 September 2019, 17:23 WIB

Polri Pertebal Pengamanan di Papua Hingga Desember Jakarta - Polri tetap menyiagakan pasukan tambahan di Papua dan Papua Barat hingga Desember. Polri menganalisis masih ada potensi ancaman di Bumi Cenderawasih.

"Karena kami masih melihat ancaman, (pasukan tambahan disiagakan) hingga Desember. Belum (ditarik)," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo usai acara FGD Divisi Hunas Polri di Hotel Gran Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2019).



Dedi menerangkan saat ini aktivitas masyarakat di Papua dan Papua Barat kembali seperti sedia kala. Dedi menuturkan penangkapan dan proses hukum terhadap beberapa warga bertujuan menjamin keamanan di sana.

"Seluruh aktivitas masyarakat berjalan normal kembali. Penegakan hukum dalam rangka menjamin keamanan di Papua agar seluruh kehidupan masyarakat berjalan normal dan aktivitas pembangunan berjalan baik," jelas Dedi.



Dedi menambahkan kuantitas konten hoax yang beredar di kalangan masyarakat Papua dan Papua Barat menurun sehingga Kemenkominfo memulihkan kembali jaringan internet. Kendati demikian, kata Dedi, hoax masih tetap ada.

"Namanya hoax tetap ada, cuma kapasitas menurun. Itu satu pertimbangan akses internet dipulihkan kembali. Sebaran berita hoaks tetap ada," ucap Dedi.

Dalam kasus kerusuhan di Papua dan Papua Barat, terdapat 85 warga yang ditetapkan sebagai tersangka dengan dugaan berbagai peran. Terakhir, Senin (9/9), Polda Papua menangkap Wakil Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Buchtar Tabuni. Buchtar diduga melakukan tindak pidana makar.


Simak Video "Pelemparan Ular di Asrama Papua, Wiranto: Upaya Provokasi" :

[Gambas:Video 20detik]


(aud/knv)
Polri Pertebal Pengamanan di Papua Hingga Desember | Bang Naga | on Rabu 11 September 2019, 17:23 WIB | Rating 4.5
Selengkapnya >>